Tampilkan postingan dengan label program sanitasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label program sanitasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Juni 2010

Peran Media dalam Kampanye Sanitasi

PENDAHULUAN


Selain kegiatan lokakarya, dalam penyelenggaraan City Summit juga dilakukan beberapa kegiatan diskusi bersama jurnalis media dan peliputan kegiata. Tujuan dari kegiatan diskusi media ini adalah untuk:

  • Meningkatkan pemahaman dan kerja sama jurnalis dan media massa tentang pesan dan tema utama City Sanitation Summit (CSS) VII tentang penguatan kelembagaan dan integrasi dalam pembangunan sanitasi Indonesia (TTPS, PMU-PIU PPSP dan AKOPSI).
  • Memperluas kemitraan dan dukungan advokasi terutama dari jurnalis dan kalangan media massa terhadap isu sanitasi dan Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota.

Dengan adanya kerjasama dengan media ini diharapkan:

  • Meningkatnya dukungan dan pemberitaan media massa tentang kebijakan dan pembangunan sanitasi di Indonesia khususnya Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP), serta visi dan misi AKOPSI (Aliansi Kota Peduli Sanitasi Indonesia).
  • Terselenggaranya kegiatan sebagai upaya memperluas dan menguatkan kemitraan dan dukungan advokasi terhadap isu sanitasi dan SSK.
  • Update data base wartawan dan media massa di Bukittinggi

Pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mendukung pemerintah daerah setempat dalam menyelenggarakan seri kegiatan seperti:

  • Diskusi bersama jurnalis dan kalangan media massa
  • Kunjungan media lokasi inisiasi pengadaan TPA regional
  • Peliputan kegiatan kampanye publik dan konferensi
  • Konferensi pers


DISKUSI MEDIA


Diskusi Media dengan tema "Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman” diselenggarakan pada tanggal 19 Mei 2010, jam 09:00-10:00 bertempat di Ruang Aula, Balaikota Bukittinggi. Hadir sebagai narasumber:

  • Josrizal Zain, Walikota Payakumbuh selaku sekretaris AKOPSI
  • Ismet Amzis, Walikota Bukittinggi dan
  • Liana Andriani, Ketua Pokja Sanitasi Jambi (Moderator)

Acara dihadiri oleh 30 media lokal dan nasional serta 21orang dari SKPD terkait Bukittinggi, Payakumbuh dan Jambi. Walikota Payakumbuh sekaligus selaku sekretaris AKOPSI menyampaikan perkembangan AKOPSI dan kontribusinya untuk Program PPSP serta seputar penyelenggaraan CSS VII Bukittinggi. Sedangkan wakil Walikota Bukittinggi menyampaikan tentang pembangunan-pembangunan sanitasi terkini di Bukittinggi. Acara diskusi kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Payakumbuh.



KUNJUNGAN KE TPA REGIONAL PAYAKUMBUH


Perjalanan ke lokasi TPA ditempuh selama tigapuluh menit dengan bus yang mengangkut rombongan jurnalis media lokal dan nasional dari Balaikota Bukittinggi menuju TPA Regional di Nagari Limbukan, Payakumbuh. Narasumber Kasetker PPLP PU Pemprov Sumbar menjelaskan teknis pembangunan dan perencanaan TPA Regional yang mulai dibangun tahun 2009 tersebut. Acara dilanjutkan dengan makan siang di rumah dinas walikota disertai diskusi lebih lanjut tentang pembangunan sanitasi di Payakumbuh oleh Walikota dan Sekda. Dalam perjalanan kembali menuju ke Bukittinggi, peserta diajak untuk melihat tempat pembuatan kompos organik di Pasar Iboh. Kepala Dinas Tata Ruang dan Kebersihan yang berperan sebagai narasumber memaparkan bagaimana kegiatan produksi kompos organik yang murah, mudah dan menjawab permasalah sampah di wilayah tersebut.


PELIPUTAN KAMPANYE KEPEDULIAN SANITASI


Kampanye kepedulain sanitasi dengan tema “Mempercepat Kepedulian Sanitasi untuk Mendukung Percepatan Pembangunan Sanitasi” dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2010 jam 08.00 – 10.00 WIB bertempat di Taman Wisata Jam Gadang Bukittinggi. Dalam kesempatan ini Bapak Ismet Amzis, Walikota Bukittinggi memberikan sambutan pembukaan.


Media ikut mengekspos acara yang dihadiri oleh walikota Jambi dan Probolinggo serta wakil walikota Kediri, Jayapura dan Tegal dan beberapa pejabat SKPD kota Bukittinggi terkait. Pada acara ini walikota Bukittinggi menghimbau kepada masyarakat umum dan segenap pihak tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat termasuk mencuci tangan pakai sabun (CTPS). Secara simbolis walikota menyerahkan materi advokasi CTPS beserta sabun dari Yayasan Unilever Peduli kepada Kepala Dinas Kebersihan Bukittingi disusul dengan penempelan stiker yang berisikan pesan-pesan untuk peduli sanitasi pada kendaraan yang lewat disekitar jam gadang. Panitia membagikan topi, tas serta hadiah-hadiah games menarik untuk 100 anak-anak sekolah yang ikut meramaikan kampanye.


PELIPUTAN GRAND OPENING CSS VII BUKIT TINGGI


Grand Opening CSS VII juga diliput oleh media. Sambutan diberikan oleh Walikota Bukittinggi, Walikota Jambi Bambang Priyanto selaku ketua AKOPSI, serta Gubernur Sumatera Barat, Marlis Rahman. Ketua Akopsi secara khusus menekankan perlunya peningkatan kepedulian pentingnya sanitasi dalam pembangunan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Sementara Gubernur Sumatera Barat menyoroti perihal kualitas layanan air bersih di Indonesia yang kurang memadai. Dan Walikota Bukittinggi menyatakan komitmen dalam mengimplementasikan PPSP dalam program pembangunan di kotanya. Sekitar 200 peserta perwakilan dari 20 kota memenuhi ruangan auditorium. Acara dimeriahkan oleh penampilan beberapa kesenian khas Bukittinggi. RRI Pro Satu dan Padang TV melakukan live report di acara grand opening ini.


PELIPUTAN KEGIATAN CSS VII BUKIT TINGGI


Media meliput berlangsungnya kegiatan CSS VII. Keynotes speaker diberikan oleh Direktur Permukiman dan Perumahan Bappenas tentang peningkatan investasi di bidang sanitasi baik oleh lembaga donor maupun pemerintah daerah sendiri, dilanjutkan pidato dari Direktur PPLP Ciptakarya Kementrian PU tentang dukungan pemerintah pusat pada daerah dalam pembangunan sanitasi. Keynotes speech dilanjutkan dengan diskusi panel seputar Sumber Pendanaan PPSP. Tema Sumber Pendanaan ini mendapatkan banyak ekspose dari media massa.


PELIPUTAN LAINNYA

  • Interview dengan Radio Pemerintah Kota Bukittinggi di tanggal 18 Mei 2010
  • Liputan Langsung oleh RRI Pro Satu Padang pada saat Grand Opening
  • Live Report oleh Padang TV pada saat Grand Opening

Rabu, 09 Juni 2010

Peran Provinsi Jawa Timur dalam Penyiapan Strategi Sanitasi Kota

LATAR BELAKANG


Jumlah penduduk di Jawa Timur pada tahun 2009 di perkotaan adalah sekitar sebesar 14 ribu jiwa dan perdesaan 22,9 ribu jiwa, dan diproyeksikan pada tahun 2014 di perkotaan menjadi sekitar 16,9 ribu dan perdesaan 25,1 ribu jiwa.

Capaian pelayanan air bersih, persampahan, drainase, dan air limbah di daerah perkotaan dan perdesaan pada tahun 2009 dan target pada tahun 2014 dapat dilihat pada tabel berikut ini.


Capaian Pelayanan

Jawa Timur

Eksisting

2009

Target

2014

Air bersih

- Perkotaan

- Perdesaan

51%

46,5%

69,5%

73,5%

Sampah

- Perkotaan

53%

73,8%

Drainase

- Perkotaan

12%

50%

Air Limbah

- Perkotaan

- Perdesaan

77%

48%

87,7%

73,7%

Jumlah Penduduk

- Perkotaan

- Perdesaan

14.096.038 jiwa

22.998.799 jiwa

16.903.334 iwa

25.123.852 iwa


DUKUNGAN DAN KOMITMEN GUBERNUR JATIM


Sungguhpun Pemerintah Dearah sudah menjukkan komitmen dan kesungguhan mereka untuk meningkatkan pembangunan sanitasi, bahkan bebapa kota telah menyusun Strategi Sanitasi Kota (SSK) yang komprehensif untuk daerahnya, tetapi kota-kota masih memerlukan dukungan termasuk di kawasan pedesaan yang terkait dengan peningkatan pelayanan air minum dan air limbah, yakni berupa dukungan alokasi dana dan regulasi perundang-undangan.


KELEMBAGAAN POKJA SANITASI JAWA TIMUR


Kelembagaan Pokja Sanitasi Jawa Timur mencakup Tim Pengarah dan Tim Teknis.Tim Pengarah dibentuk berdasarkan SK Gubernur Jawa Timur No. 188/101/kpts/013/2010. Tim Pengarah terdiri dari Kepala SKPD terkait dan Lembaga Non Pemerintah, dengan tugas-tugas sebagai berikut:

  • Menetapkan kebijakan, strategi, dan program dlm rangka peningk. kualitas pelayanan sanitasi
  • Memberikan arahan dalam pelaks. upaya peningkatan kualitas pelayanan sanitasi di Provinsi Jawa Timur
  • Memberikan arahan strategis proses penyusunan Strategi Sanitasi Provinsi Jawa Timur, dan pelaksanaan tugas lainnya.
  • Membentuk Tim Teknis sesuai kebutuhan.


Sedangkan Tim Teknis dibentuk berdasarkan SK Kepala BAPPEDA Provinsi Jawa Timur No.119/skep/n/202.3/2010. Tim Teknis terdiri dari perwakilan SKPD terkait dan Lembaga Non Pemerintah, dengan tugas-tugas sbb:

  • Menyiapkan rumusan Strategi Sanitasi Provinsi yang berisi kebijakan, strategi dan program utk peningkatan kualitas pelayanan sanitasi
  • Melakukan sosialisasi, sinkronisasi, koordinasi dan fasilitasi penyiapan program-program sanitasi
  • Menyiapkan rumusan dan kriteria terhadap kota / kabupaten yang akan terlibat dalam program pengarusutamaan sanitasi
  • Melakukan koordinasi secara rutin dengan Pusat & Pokja Sanitasi Kota/ Kab serta pembinaan, dan fasilitasi
  • Memberikan rekomendasi strategis untuk menyusun program jangka panjang, menengah, & tahunan


Harapan Pemda dengan tersusunnya Dokumen Strategi Sanitasi Kota (SSK) adalah:

  • Menjadi dokumen yang terintegrasi dengan dokumen RPJMD, RTRW dan RPIJM.
  • Menjadi dokumen sumber acuan utama bagi pembangunan sanitasi
  • Sejalan dengan RPJMd dan target capaian kab/kota, provinsi dan memberiakn kontribusi pada target capaian nasional
  • Menjadi dokumen kunci pengintegrasian program sanitasi kota



PROSES DAN KEGIATAN YANG TELAH DILAKUKAN POKJA JAWA TIMUR


Advokasi


Kegiatan yang telah dilakukan pada tahap advokasi, edukasi dan kampanye di antaranya adalah:


1) Advokasi :

  • Roadshow Kota ISSDP & Sosialisasi Program
  • Dukungan Surat kepada Pemerintah Kab./Kota
  • Advokasi & Fasilitasi Pembentukan Pokja
  • Penjaringan Minat Kota IISDP dan PPSP


2) Edukasi

  • Workshop Komunikasi
  • Lokalatih Penyusunan Provinsi
  • Penyiapan & Pembekalan Pokja Kota ttg pengarusutamaan Sanitasi, PPSP serta Peran & Tugas Pokja


3) Kampanye

  • Talkshow On Air Radio RKPD Prov. Jatim
  • Talkhow On Air Radio Suara Kota, Kota Probolinggo


Penyusunan Buku Putih Sanitasi


Kegiatan yang telah dilakukan dalam penyusunan Buku Putih Sanitasi di antaranya adalah:


1) Penyusunan EHRA

  • Workshop Penyusunan Study EHRA
  • Pelatihan Enumerator
  • Workshop Umpan Balik EHRA


2) Penyusunan Buku Putih

  • Pelatihan Penyusunan Buku Putih
  • Koordinasi dan sinkronisasi data kondisi eksisiting sanitasi
  • Workshop Umpan Balik Penyusunan Buku Putih


Penyusunan Strategi Sanitasi Kota(SSK)


Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan selama penyusunan Strategi Sanitasi Kota (SSK) di antaranya adalah:


1) Workshop/Pelatihan Penyusunan SSK

  • Penyampaian visi, misi, kebijakan, target pencapaian dalam pembangunan sanitasi Prov. Jawa Timur


2) Koordinasi, Sinkronisasi & Pendampingan Penyusunan SSK

  • Pertemuan koordinatif Tim Pokja Provinsi dengan Pokja kab./kota
  • Fasilitasi penyusunan strategi terpadu dann failitasi pengintegrasian progam sanitasi kota dengan provinsi


3) Seminar/Lokakarya SSK

  • Penyampaian Draft SSK dan umpan balik masukan SSK


Penyiapan Memoranda Program, Implementasi dan Monev


Kegiatan penyiapan Memoranda Program, Implementasi dan Monev yang saat ini sedang dilakukan di antaranya adalah:


1) Memoranda Program

  • a) Pendampingan & Fasilitasi
  • b) Kota Blitar, Kota Kediri & Kota Batu


2) Implementasi

  • Implementasi SSK
  • Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Batu


3) Monev

  • Fasilitasi WASAP - E
  • Kota Blitar & Kota Malang